PENGARUH DUA MULSA ORGANIK TERHADAP PERKEMBANGAN KUNCUP BUAH NAGA DI BALAI PERAKITAN DAN PENGUJIAN TANAMAN BUAH TROPIKA

Authors

  • Aprilya Kartini Universitas Negeri Padang
  • Yunis Marni Universitas Negeri Padang
  • Andre Sparta Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Buah Tropika, Solok, Sumatera Barat

Keywords:

Mulsa jerami padi, mulsa sekam padi, buah naga, perkembangan kuncup

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan mulsa jerami padi dan mulsa sekam padi terhadap perkembangan kuncup buah naga. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi dengan pengamatan berkala pada 20 sampel kuncup tanaman buah naga (10 dengan mulsa jerami padi dan 10 dengan mulsa sekam padi) selama 4 minggu. Parameter yang diamati meliputi tinggi dan diameter kuncup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mulsa jerami padi lebih efektif dalam meningkatkan diameter kuncup (19,7 cm), sedangkan mulsa sekam padi lebih berpengaruh terhadap peningkatan tinggi kuncup (24,2 cm). Perbedaan jenis mulsa berperan penting dalam menunjang parameter pertumbuhan yang berbeda. Pemilihan mulsa dapat disesuaikan dengan tujuan pertumbuhan yang diinginkan, apakah lebih menekankan pada tinggi tanaman atau diameter kuncup. Penelitian ini memberikan wawasan berharga untuk pengembangan praktik budidaya buah naga yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Downloads

Published

10-07-2026

How to Cite

Kartini, A., Marni, Y., & Sparta, A. (2026). PENGARUH DUA MULSA ORGANIK TERHADAP PERKEMBANGAN KUNCUP BUAH NAGA DI BALAI PERAKITAN DAN PENGUJIAN TANAMAN BUAH TROPIKA. Prosiding Seminar Nasional Agroindustri, 3, 24–30. Retrieved from https://semnas.agroindustri.fmipa.unp.ac.id/index.php/snagro/article/view/24

Most read articles by the same author(s)